Olah raga merupakan kegiatan
yang umumnya dilakukan oleh seseorang untuk menjaga kesehatannya. Olah raga
dijadikan suatu kegiatan yang secara berkala dilakukan ataupun menjadi kegiatan
rutin bagi komunitas tertentu. Lebih dari itu, olah raga juga dapat dijadikan
sebagai sarana edukasi, rekreasi, meraih prestasi, bahkan sebagai salah satu
sarana untuk menyebarkan dan menyalurkan nilai-nilai perdamaian.
Banyak
hal yang dipelajari dalam pelatihan organisasi ini atau yang biasa disebut
sebagai kemah perdamaian (peace Camp).
Dalam pelatihan yang berlangsung kurang lebih dua minggu, para peserta yang
berasal dari berbagai negara, belajar bersama memahami perdamaian, menghargai
perbedaan, dan bagaimana menyebarkan nilai-nilai perdamaian melalui
kegiatan-kegiatan olah raga yang sederhana. Melalui tutor-tutor yang juga
berasal dari negara-negara yang berbeda seperti Amerika, Perancis, Jordania,
Inggris, Nigeria dan sebagainya, peserta yang berjumlah 80 orang dan berasal dari
berbagai negara termasuk Indonesia dapat belajar mengenai banyak hal. Materi
dasar yang diajarkan adalah bekerja dengan anak-anak (working with children), melatih para pelatih (training the trainers), hukum dan menjalin kerjasama (advocacy and partnership), dan membangun
perdamaian (peace building). Melalui
materi tersebut, diharapkan para peserta dapat menggerakan kegiatan serupa
dengan GFP di negara mereka masing-masing.
Selain
materi yang diberikan di kelas, peserta juga diberikan pelatihan dasar olah
raga setiap harinya. Dimulai dengan permainan-permaianan kecil untuk mencairkan
suasana, hingga teknik-teknik dalam melakukan olah raga tertentu. Beberapa
kegiatan olah raga yang dilakukan adalah sepak bola, basket, baseball,
permainan kecil, volley, dan permainan lain yang disesuaikan dengan tempat
pelaksanaan camp. Pelatihan olah raga
yang dilakukan tidak bertujuan untuk membuat para peserta handal, melainkan
bertujuan agar para peserta dapat menggunakan olah raga tersebut untuk
menyampaikan nilai-nilai perdamaian. Dengan metode olah raga, diharapkan
penyampaian perdamaian menjadi lebih mudah dan menyenangkan.
Diharapkan
melalui kegiatan GFP, Indonesia dan negara-negara konflik lainnya dapat
menciptakan perdamaian di negara masing-masing yang berikutnya akan berujung
pada perdamaian dunia. Pembelajaran mengenai perdamaian memang dibutuhkan untuk
saat ini dan seterusnya untuk menciptakan keadaan dunia yang lebih baik dimasa
yang akan datang.




0 komentar:
Posting Komentar